Testimoni Sembuh dari Stroke

Pengalaman Nyata Pak Ahmad Membantu Orang Tua Bangkit dan Pulih Dari Serangan Stroke Hingga Normal Seperti Sediakala, “Kami sekeluarga hingga saat ini terus mensiarkan kebaikan akan produk TNE supaya setiap orang punya kesempatan besar pulih dari gangguan penyakit yang kronis dan serius seperti Stroke ini.”

5Tidak berlebihan rasanya jika serangan stroke dikatakan sebagai silent killer atau pembunuh diam-diam karena sering muncul tanpa diawali gejala tertentu, tetapi dampaknya sangat serius.

Hal inilah yang dialami oleh Ahmad. Pengalaman menemani orang tua nya yang mengalamii serangan stroke. Pengalaman ini juga sekaligus memberikan bukti yang nyata bagaimana TNE secara signiifikan membantunya merawat dan memberikan motivasi untuk kesembuhan sang ayah.

Penggunaan Produk TNE secara rutin telah memberikan kesempurnaan kesehatan sehingga proses pemulihan dari serangan stroke menjadi lebih baik dan cepat pulih seperti sedia kala. Kami sekeluarga hingga saat ini terus mensiarkan kebaikan akan produk – produk TNE supaya setiap orang punya kesempatan besar pulih dari gangguan penyakit yang kronis dan serius seperti Stroke ini.

Pengalaman I Wayan Panama Mengatasi Stroke dan Gangguan Syaraf, “TNE terbukti buat saya”

Berawal dari penyakit stroke ringan dan gangguan syaraf (HNP) dan juga riwayat penyakit terdahulu yaitu gangguan ginjal, jantung dan paru-paru yang membuat beliau memutuskan untuk mencoba berbagai macam vitamin dan supplement. Semua produk yang di coba tidak memberikan hasil sehingga beliau memutuskan untuk berhenti penggunaan¬nya.

Arahan penggunaan produk selama 1 minggu membuat gangguan tidur dan pegal-pegal berangsur angsur menghilang, walaupun sempat khawatir adanya pengeluaran air seni yang berwarna merah selama 3 hari setelah penggunaan 2 minggu dan pengeluaran BAB juga berwarna hitam.

Seperti kejadian di awal tetap detoks terjadi, dimana organ ginjal, jantung dan paru terasa nyeri, tetapi anehnya justru gangguan pusing yang sering menyerang menjadi hilang. Nyeri yang timbul di awal berangsur hilang dan bahkan yang dirasakan sekarang justru organ-organ vital menjadi lebih bugar, stamina meningkat dan system syaraf yang selama ini menggangu tulang belakang sudah tidak pernah kambuh sampai sekarang. Dan yang paling mengembirakan juga adalah kemampuan dalam berfikir dan berkonsentrasi menjadi sangat baik sehingga banyak pemikiran pemikiran baru yang menunjang pekerjaan.

Penggunaan TNE ini menberikan kontribusi sangat besar dalam memberikan manfaat yang luar biasa buat pak wayan, hal ini lah yang membuat beliau tidak ragu untuk menceritakan manfaat TNE dalam setiap kesempatan.

Pengalaman Nyata Ibu Agian – Korban Malpraktek RS Jakarta, 86% Batang Otak Ibu Agian Rusak Berhasil Pulih, Mukjizat Tuhan Dengan Bantuan Medis Herbal

obat ramuan stroke yang bagusIbu Agian merupakan korban mal praktek di sebuah rumah sakit di Jakarta. Terjadinya kasus mal praktek itu menyebabkan 86% otak dari Ibu Agian mengalami kerusakan parah. Suami korban, Hasan Kusuma, sempat mengajukan permohonan Euthanasia atau suntik mati untuk istrinya kepada DPR RI karena harapan hidup Ibu Agian amat kecil dan biaya perawatan yang sangat mahal.

Menurut cerita Hasan, kondisi kesehatan istrinya kini terus membaik tak lain karena Ibu Agian mengonsumsi TNE sebagai Obat Stroke-nya. Dulu Ibu Agian harus menelan sekitar 46 jenis obat sehari yang harganya Rp 1 jutaan. Berkat TNE sebagai Obat Stroke-nya, konsumsi obat berangsur berkurang hingga tinggal 3 jenis sehari. Kesehatannya berangsur pulih, harapan hidupnya kembali hadir. Tentu ini perlu disyukuri sebagai Rahmat Tuhan Yang Maha Esa. Jadi, TNE dapat digunakan sebagai Obat Stroke.

Lanjutan – Ibu Agian Bangun Dari Tidur Panjang – Sudah Bisa Ngaji dan Nyanyi

ramuan untuk stroke yang sangat bagusSehari setelah melahirkan anak keduanya, Raygie Atilla Nurullah Kesuma pada 20 Juli, Agian Isna Nauli (33) koma berkepanjangan (NOVA 863). Kondisinya yang sangat memprihatinkan, sempat membuat sang suami putus asa dan sempat mengajukan permohohan suntik mati untuk istrinya. Kini, keadaan Agian mulai membaik. Ia juga sudah bisa berkomunikasi. 

“Mami sudah makan?” “Sudah.” “Makan apa tadi?” “Jengkol.”

ramuan tradisional stroke dari indonesia

Pengunjung kamar nomor tiga di paviliun Soepardjo Roestam RSUPN Cipto Mangunkusumo, tempat Agian Isna Nauli Siregar (33) dirawat, serentak tertawa mendengar dialog itu. Jawaban Agian memang menggelitik. Tentu saja ia belum boleh makan jengkol. Selama ini, makanan yang diterimanya masih berbentuk cairan yang dimasukkan lewat selang. Namun, belakangan ini, ia mulai bisa menelan bubur atau havermouth yang diberikan tiga kali sehari.

Menyaksikan dan mendengarkan langsung celetukan-celetukan Agian membuat siapa pun yang ada di kamarnya terharu, tertawa, sekaligus kagum akan keajaiban Tuhan. Sejak sekitar sebulan silam, sedikit demi sedikit Agian mulai bisa berkomunikasi. Meski kata-kata yang diucapkannya masih terbatas, ia bisa menjawab pertanyaan, menerima telepon, mengekspresikan perasaan, mengaji, bahkan menyanyi.

Liputan Berita Majalah Nova – Ibu Agian Protes Bila Didiamkan

ramuan obat untuk stroke dari indonesiaLantaran belum bisa menggerakkan tangan, bila lukanya yang hampir mengering sedang gatal seperti yang terjadi belakangan ini, Agian hanya bisa mengeluh. Ia tak bisa menunjukkan atau mengatakan letaknya. Dini atau Ninda dari LBH Kesehatan yang sebulan belakangan bergantian dengan Hasan menjaga Agian, hanya bisa mengira-ngira lokasinya. “Kalau kakinya saya gelitik, dia belum bisa merasakan geli,” ujar PS Hasan K, suami Agian.

Selain itu, mata Agian juga belum bisa melihat secara sempurna, meski melek layaknya orang normal. Ia baru bisa mengenali orang dari suaranya, itu pun terbatas pada orang-orang yang sudah sering menjenguknya, atau jika ia diberitahu siapa yang sedang berbicara. Sebaliknya, pendengaran Agian justru tergolong tajam. Bila ada yang menanyakan kondisinya pada Dini dan Ninda dengan suara lirih, Agian akan menimpali, “Ngomongin gue ya?”

ramuan herbal stroke yang sangat membantuSejak sadar kembali, tampak sekali Agian sosok yang ceria. Menurut Hasan, sejak dulu memang istrinya berpembawaan seperti itu. “Orangnya ceplas-ceplos kalau ngomong. Sekarang juga begitu, tapi komunikasinya memang belum sempurna. Ucapannya masih seenaknya,” papar Hasan.

Saat ditanya tentang kabar suaminya, misalnya, Agian menjawab benci. “Benci tapi rindu,” tutur Agian lalu terbahak dengan ucapannya sendiri. “Benci benci benci,” pancing Dini. Agian dengan cepat meneruskan bait lagu lama milik Ratih Purwasih itu. “Tapi rindu jua. Bila ingat kau sakiti hatiku,” ujar Agian dengan mata yang tetap terkatup. Lalu, saat dipancing lagu Sepanjang Jalan Kenangan, Agian juga dengan lancar meneruskan liriknya.

ramuan tradisional tahiti untuk strokeMenurut Ninda, pada Jumat (7/1) lalu, setelah dipancing, Agian juga menyanyikan lagu My Heart Will Go On milik Celine Dion yang jadi soudtrack film Titanic. “Tadi malam
kami juga mengaji surat Yaasiin. Waktu kami salah baca, dia langsung mengingatkan, ‘Salah tuh’,” papar Ninda sambil tersenyum. Agian yang akrab disapa Mami oleh Ninda dan Dini, memang hafal beberapa surat Al Quran.

Saat dibacakan Fatihah dan beberapa surat Al Quran oleh seorang pengunjung Sabtu (8/1) siang lalu, Agian langsung mengikuti sampai selesai. Bahkan, ia membaca lebih cepat dari penuntunnya. Namun, di tengah mengajinya, ia berteriak kegatalan.

Kalau sedang “rajin” bicara, Agian akan terus “meladeni” ucapan-ucapan yang dilontarkan orang di sekitarnya. Bahkan, saat Dini dan Ninda mengobrol sendiri pun, Agian protes. “Kok diam? Kamu udah enggak sayang sama aku lagi, ya?

Pengalaman Nyata Achmad Syakir – Sepertiga Otak Diamputasi Berhasil Kembali Normal Dengan Perawatan Herbal

ramuan tradisional penyakit stroke berhasil membantu seorang penderita stroke

Kini Achmad Syakir, 19 tahun sudah bisa membaca dan bercanda dengan adik-adiknya. Ia juga bisa berkonsentrasi dalam, sehingga mampu mengolah pikirannya selama berjam-jam. Tertawanya juga semakin lepas dan ia mampu berlari-lari kecil. Aisyah Al Habsy, ibunda Syakir merasa bersyukur atas karunia Allah SWT yang dilimpahkan kepadanya.

Kecelakaan yang menimpa Syakir, menurut Aisyah, tetap disyukurinya. “Ini bentuk perhatian Allah SWT kepada saya dan keluarga,” kata Aisyah, mengawali ceritanya. Syakir mengalami penderitaan dan perjuangan dahsyat untuk bertahan hidup. Kecelakaan hebat yang terjadi pada 6 September hampir saja merenggut pemuda yang hobi otomotif. Kepala Syakir harus terbentur kali yang besar saat ia mengikuti balapan motor.Imbasnya, sepertiga otak Syakir harus hilang.

Hampir 3 bulan Aisyah dan Syakir menetap di Singapura tanpa harapan pasti. Pertengahan Februari Aisyah mulai memberikan TNE kepada Syakir hingga 500ml sebagai Obat Stroke-nya. Perubahan pun terjadi di hari ke-5. Syakir bisa menggerakkan lehernya. “Sekarang? Ia sudah beraktivitas seperti biasa,” cerita Aisyah. Sebagai ucapan syukur yang dalam, sejak saat itulah Aisyah membagi pengalamannya ber-TNE kepada orang-orang yang membutuhkan kesehatan. Jadi, TNE dapat digunakan sebagai Obat Stroke.

Pengalaman Nyata Drs. R. Clemens Simanullang, MM. Menangani Tuntas Stroke dan Hipertensi Akibat Pola Makan Hidup Yang Tidak Dijaga

Pola makan kita sehari-hari yang jauh dari teratur dan sehat kerapkali menjadi penyebab munculnya penyakit. Banyak hasil riset yang menyatakan bahwa semua penyakit yang mendera tubuh bermula dari pola makan yang tidak sehat. Pengalaman itulah yang mendera Drs. R. Clemens Simanullang, MM. Stroke yang dialaminya pada tahun silam diakuinya karena kegemarannya melahap banyak jenis makanan tanpa diimbangi pola hidup sehat.

“Saya pecinta makanan enak, tapi saya paling malas jika disuruh berolahraga,” Tandasnya. Awalnya tekanan darah yang tinggi tidak menjadikan Clemens khawatir akan terjadinya stroke. Ia yakin bahwa, hal itu tidak akan terjadi. Tepat pada 2 April silam, tekanan darah tinggi Clemens, membuat ayah 4 orang anak ini harus dilarikan ke rumah sakit dalam keadaan tidak sadarkan diri. “Saat itu kepala saya terasa pusing, lalu tiba-tiba gelap. Saat sadar, saya sudah berada di tempat tidur dengan selang dihidung,” ceritanya. Saat itu juga Clemens mulai menghadapi kenyataan berat. Sebagian tubuh kirinya mati rasa, bicaranya tidak sempurna karena lidahnya kelu. Dan Clemens harus rela terbaring di rumah sakit selama sebulan. Tapi kini Clemens telah kembali bugar seperti sedia kala.

“Pada september lalu saya dikenalkan TNE yang menjadi perantara kesembuhan saya, dengan mengkonsumsi TNE. Tubuh saya kembali normal dan membaik. Bahkan tekanan darah saya stabil dan saya tidak perlu merasa khawatir lagi,” Terangnya. Kini Clemens lebih menghargai hidup sehat. Makanan apapun boleh Ia makan asal sesuai dengan takaran atau porsinya. ”Sehat lebih penting ketimbang mengikuti keinginan mulut. Tapi lebih bijak lagi jika TNE menjadi minuman sehari-hari kita. Karena itu lebih baik ketimbang kopi.”

Pengalaman Nyata Yanti Widjaja Mengatasi Stroke Tanpa Bergantung Terus Dengan Obat Kimia

ramuan pengobatan stroke yang sudah terbukti manjurBerenang adalah kegemaran saya, namun suati pagi saya dikejutkan oleh kondisi kesehatan saya. Ketika sedang berendam di air, tiba-tiba saya mendapat serangan tekanan darah tinggi. Kepala sakit, muntah-muntah. Dokter menyatakan Penyakit Stroke. Langit seperti runtuh. Tapi saya tetap semangat untuk sembuh. Bersama suami yang merawat saya, selama dua bulan saya berobat ke dokter. Perubahan yang saya rasakan, pusing sudah hilang. Tapi jalan masih belum bisa. Harus dituntun.

Berpikir juga rasanya masih susah. Penglihatan pun masih bermasalah. Tapi yang satu ini saya tidak bilang ke suami, khawatir dia semakin kepikiran. Selepas bulan kedua, seorang teman membawa buku tentang testimoni TNE. Saya baca buku itu di pagi hari, sambil berjemur. Sebab, stroke membuat jari kaki sampai lutut saya terasa dingin. Menurut buku itu, TNE bisa menyemangatkan sel. Saya coba membeli satu liter. Saya minum TNE menjelang tidur. Malam itu saya tidur pulas. Jam 5 pagi bangun sendiri dan bisa mandi. Yang saya rasakan, TNE tak saja menyemangatkan sel tubuh, tapi memberi spirit terhadap keinginan saya untuk sembuh.

Satu bulan setelah minum TNE, tubuh saya betul-betul sehat. Sejak hari itu, saya rutin minum satu sloki pagi dan malam, untuk menjaga stamina.

Pengalaman Nyata LJ. Moertiadi Dari Tiga Kali Serangan Stroke Beruntun

“Kini bapak sudah mampu berjalan. Tak lagi merasa gamang atau sempoyongan,” ujar Christina S Enjang, istri LJ Moertiadi. Awal November lalu menjadi puncak kebahagiaan yang sempurna bagi Christina dan keluarga, sebab sang suami sembuh dari Penyakit Stroke yang diderita sejak Juli silam TNE menyempurnakan kesembuhan Moertiadi

Pendarahan otak yang dialami Moertiadi merupakan dampak dari Hipertensi yang ia alami sejak 10 tahun silam. Sampai akhirnya Moertiadi menderita stroke pertamanya pada Agustus . Selain harus dirawat selama satu minggu di rumah sakit, Moertiadi juga tak lagi mampu berbicara normal. Syaraf lidahnya terasa kelu untuk digerakkan. Berbicara pun jadi cadel.

Penderitaan yang dialami Moertiadi tak hanya berhenti di situ. Stroke kedua yang dialami Januari lalu, mengharuskan Moertiadi kembali dirawat selama 2 minggu di rumah sakit yang sama. Kali ini tubuh bagian kanan tak bisa digerakkan secara berlebihan. “Bapak cepat lelah dan bicaranya sudah semakin sulit,” cerita Christina.

Agustus, Moertiadi kembali berbaring di rumah sakit, kali ini selama sebulan. Dokter mendiagnosa Penyakit Stroke ketiga ini berdampak buruk akibat pendarahan hebat di otak. Moertiadi tidak bisa bergerak dan berbicara. Berbagai pengobatan dilakukan, dari medis sampai alternatif seperti totok chi. Moertiadi juga menjalani terapi berjalan dan berbicara.

Fungsi tubuhnya membaik tapi pendarahan di otak tidak bisa sembuh. Dokter mendiagnosa ada penyumbatan pembuluh darah di otak Moertiadi. Sayangnya jika diberi obat, justru pendarahan di otak semakin bertambah. Pertengahan Oktober lalu, seorang rekan memperkenalkan Moertiadi dan Christina dengan TNE sebagai Obat Stroke. Setelah riset di internet mengenai TNE dan hasilnya bagus, tanpa pikir panjang Christina membeli TNE. Benar saja sejak Moertiadi mengonsumsi TNE, pendarahan otaknya lambat laun kembali normal. Bahkan Penyakit Prostat yang juga diidap Moertiadi ikut lenyap.

Pengalaman Nyata Amrullah Sastroasmoro Mengobati Stroke Lumpuh Setengah dengan TNE

ramuan herbal penyakit stroke yang baikSudah dua bulan ini, Amrullah Sastroasmoro menjalani hidup normal. Seluruh tubuhnya bisa digerak-gerakan, meski belum sepenuhnya pulih. Ayah tiga anak ini menderita lumpuh pada tubuh bagian kiri, mulai dari kepala hingga kaki. Penyebabnya adalah Penyakit Stroke ketiga yang menyebabkan pembuluh darah di otak sebelah kanan pecah. “Alhamdulillah, sekarang saya sudah bisa merasakan gatal di tangan kiri saya lagi,” katanya.

Kesembuhan ini berkat TNE sebagai Obat Stroke yang diminumnya secara rutin sejak 5 Maret lalu. Awalnya, pensiunan PNS berusia 65 tahun ini menolak TNE yang disodorkan istrinya. Ia pesimis, stroke yang dideritanya sejak enam tahun lalu itu bisa disembuhkan. Sebab berbagai Obat Stroke telah dicoba, termasuk coconut oil dan ramu-ramuan. “Tapi hasilnya tidak maksimal,” cerita Amrullah. Stroke ketiganya terbilang cukup berat. Pembuluh darah di otak sebelah kanan pecah sehingga menyebabkan kelumpuhan. Berkat istri yang gigih menyodorkan TNE sebagai Obat Stroke, akhirnya jus TNE itu diminumnya secara berkala. Namun 3 hari kemudian, kinerja TNE sebagai Obat Stroke tidak terasa maksimal, sampai suatu ketika Amrullah dan istrinya menemui Dr. Amrullah di acara Health Talk TNE dan menanyakan perihal TNE sebagai Obat Stroke. Ternyata dosisnya yang kurang. Setelah ditambah, dua minggu berikutnya Amrullah merasakan getaran-getaran pembuluh darah di tangannya. Rasanya seperti kesemutan. Saya teringat ucapan Dr. Amrullah, bahwa itu adalah efek penyembuhan,” katanya. Benar saja, keesokan harinya ia sudah bisa menyendok nasi dari magic jar dan merasakan kepulan asapnya. Sepontan ia mengucap syukur “Alhamdulillah”. Jadi, TNE terbukti dapat digunakan sebagai Obat Stroke.

Pengalaman Nyata Haryanto – Pengobatan Medis dan Alternatif Tidak Membuahkan Hasil, Ternyata Herbal TNE Mampu Memulihkan Saya

Nama saya Haryanto, usia saya 50 tahun. Saya menetap di Pontianak, Kalimantan Barat. Saya ingin mengisahkan tentang manfaat yang saya dapat setelah mengkonsumsi TNE. Dua tahun yang lalu tepatnya pada 19 Mei, tanpa didahului tanda-tanda apapun, saya terserang stroke (lumpuh pada tubuh sebelah kiri).

Segala macam pengobatan telah saya jalani, baik medis maupun alternatif untuk pengobatan stroke-nya. Namun tak jua membuahkan hasil yang memuaskan. Sampai akhirnya, pada awal Mei, saya dikenalkan TNE oleh seorang teman. Dia menginformasikan bahwa TNE terbukti berkhasiat untuk mengatasi masalah stroke.

Sayangnya biaya menjadi kendala utama saya untuk mendapatkan produk ini. Namun niat kuat saya untuk bisa sembuh, meluluhkan kendala tersebut. Dari sisa gaji yang saya kumpulkan, serta penghasilan yang saya dapat dari luar pekerjaan, akhirnya saya mampu membeli sebotol TNE.

Alhamdulillah, hanya dalam waktu 4 hari, kondisi tubuh saya berangsur-angsur membaik. Tangan yang awalnya susah digerakkan, kini dengan mudah bergerak tanpa sakit. Begitupun saat menaiki tangga, biasanya harus tertatih-tatih, kini tidak lagi.

Pengalaman Nyata Alexander Taidi – Berbagai Macam Komplikasi Dari Stroke Menghabiskan Hidup Saya, Tidak Lagi!

hasil ramuan herbal penyakit stroke membuahkan hasil besar“Selain pengobatan medis, saya tak pernah mencoba alternatif. Saya hanya berdo’a dan Tuhan akhirnya menjawab do’a saya.”

Komplikasi asam urat, hipertensi, dan sakit lambung kronis tentu akan menyiksa siapa pun, termasuk Alexander Taidi. Awalnya, Alexander terkena gangguan asam urat pada tahun 1999 karena pola makan yang tidak baik. Pada tahun 2004, ia menderita hipertensi alias tekanan darah tinggi. Komplikasi kedua penyakit ini membuatnya terserang stroke pada tahun 2008. Alex lumpuh hampir seminggu. Pergelangan tangan dan kaki kanannya kaku, tidak bisa diluruskan. Seolah belum cukup juga, bebrapa tahun kemnudian beban penyakit Alexander masih ditambah dengan kondisi lambungnya. “ada luka kronis di lambung saya. Ini akibat saya sering minum jamu godok sejak muda. Rupanya, karena jamu itu berbentuk serbuk, ada endapan yang tertinggal di lambung. Semakin lama semakin tebal,” jelas Alexander. Lambung yang luka itu membuat Alex mengeluarkan darah setiap buang air besar (BAB). Selama beberapa minggu, ia harus menderita setiap PAP. Alex lalu menjalani pemeriksaan endoskopi dan meminum obat – obatan medis. Ia juga mengonsumsi berbagai obat herbal.

Pada bulan April, Alexander akhirnya diopname dua minggu di rumah sakit. Saat itu, kadar hemoglobin atau sel darah merahnya tinggal 5. padahal, angka normal untuk pria adalah sekitar 14. tubuhnya kurus. Bobotnya hanya 54kg, padahal tingginya 172cm. keluar dari RS , Alex harus check up rutin dua kali seminggu. Ia tergantung pada obat – obat kimia. Asam uratnya juga sering kumat. Ia pucat dan lemas. Sesekali BAB-nya juga masih berdarah. Satu lagi dampak negatif dari kondisi ini, Alex mengalami masalah soal urusan ranjang. Napsu birahinya mengendur, ia sulit ereksi, dan spermanya pun encer. “Selain pengobatan medis, saya tak pernah mencoba alternative. Saya hanya berdo’a dan Tuhan akhirnya menjawab do’a saya.”

Do’a itu menjawab melalui sebotol TNE yang diperkenalkan oleh seorang sahabat lama Alex mulai rutin mengonsumsi TNE sejak Januari. Dalam waktu sebulan, secara bertahap, tubuhnya terasa lebih segar dan fit. Tekanan darahnya normal dan BAB-nya tak pernah berdarah lagi, pertanda lambungnya telah sembuh. Efek lainnya, kejantanannya bangkit kembali. Napsu birahinya muncul dan spermanya mengental lagi. “Kini saya juga aktif berenang dan diving. Inilah jawaban Tuhan yang telah saya nantikan sejak lama,” kata Alex mantab

Sharing Singkat Dari Teman-Teman Lain Yang Menderita Stroke

SMS dari Ibu Paryati di Cilacap : alhamdulillah pak,suami sy sdh bisa menggerakan kaki yg tadinya lumpuh. skrg jalanya jg trlht lbh enteng. smg ini awal yg baik. amin

SHARING TERKINI DARI MEREKA YANG TELAH MENCOBA DAN MENGGUNAKAN TNE

Kabar Dari Pak Aprianus Setelah  Menggunakan TNE Untuk Membantu Ibu-nya

55

Kabar Dari Pak Elias Setelah  Menggunakan TNE Untuk Membantu Bapak-nya

2

Kabar Dari Pak Imran Setelah  Menggunakan TNE Untuk Kebutuhan Pribadinya

imran-stroke-syaraf-terjepi

Kabar Dari Bu Afridawati Setelah Menggunakan TNE Untuk Keperluan Pribadinya

afridawati-sendi

Kabar Dari Bu Ita Setelah  Menggunakan TNE Untuk Mendukung Suaminya

ita-syaraf-terjepit-stroke

Kabar Dari Pak Ambo Setelah Menggunakan TNE Untuk Membantu Orang Tua nya

ambo-sendi

Kabar Dari Bu Tutun Setelah  Menggunakan TNE Untuk Mendukung Suaminya

tutun-syaraf

Kabar Dari Pak Boen Setelah Menggunakan TNE Untuk Membantu Orang Tua nya

boen-stroke

Kabar Dari Pak Bejan Setelah Menggunakan TNE Untuk Membantu Orang Tua nya

bejan-stroke

Kabar Dari Pak Lettu Setelah Menggunakan TNE Untuk Keperluan Pribadinya

Kabar Dari Bu Yuyun Setelah Menggunakan TNE Untuk Membantu Orang Tua nya

Kabar Dari Pak Agus Setelah Menggunakan TNE Untuk Keperluan Pribadinya

Kabar Dari Bu Chakrarini Setelah Menggunakan TNE Untuk Keperluan Pribadinya

Kabar Dari Bu Fanny Setelah Menggunakan TNE Untuk Membantu Orang Tua nya

Untuk Harga dan Cara Pesan TNE

klik